cerita berita dan kliping informasi

Senin, 04 Mei 2015

Seusai mengunjungi warga Desa Temuwangi, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana mengunjungi warga Kepala Desa Taman Martani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (4/5) pagi, untuk menyerahkan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyerahkan 10 KKS dan 10 KIS kepada perwakilan warga, dan 10 KIP kepada perwakilan siswa-siswi SD, SMP, dan SMA. Terkait dengan KIS, Presiden Jokowi mengatakan dirinya tidak menutup mata terkait masih adanya pelayanan yang belum baik bagi pemegang kartu tersebut. Untuk itu, Presiden berjanji akan segera memperbaiki layanan kesehatan bagi pemegang KIS. Diakui Presiden Jokowi, masih banyak rumah sakit dengan dokter dan perawat belum melayani ramah para pasien pemegang KIS. Untuk itu, Presiden Jokowi menyarankan agar jika mengalami hal itu, dilaporkan ke Menteri Kesehatan. “Kalau di rumah sakit tidak dilayani dengan baik oleh perawat atau dokter, tolong dilaporkan ke Bu Menkes. Yen mboten mandhi (kalau tidak mempan) baru dilaporkan ke saya,” kata Jokowi.#Indonesia,#Yogyakarta,#Sleman,#SriSultanHamengkubuwonoX,#KunjunganKerja.#Jokowidodo,#SalamTigaJari,#KabinetKerja,#Kerjakerjakerja,#Bagikan,#Warga,#KartuIndonesiaPintar,#KartuIndonesiaSehat,#KartuKeluargaSejahtera,#MenkoPembangunanManusiaDanKebudayaan.#PuanMaharani,#MenteriPendidikanDanKebudayaan,#AniesBaswedan,#DirutBpjsKesehatan,#FahmiIdris.

Seusai mengunjungi warga Desa Temuwangi, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana mengunjungi warga Kepala Desa Taman Martani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (4/5) pagi, untuk menyerahkan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyerahkan 10 KKS dan 10 KIS kepada perwakilan warga, dan 10 KIP kepada perwakilan siswa-siswi SD, SMP, dan SMA. Terkait dengan KIS, Presiden Jokowi mengatakan dirinya tidak menutup mata terkait masih adanya pelayanan yang belum baik bagi pemegang kartu tersebut. Untuk itu, Presiden berjanji akan segera memperbaiki layanan kesehatan bagi pemegang KIS. Diakui Presiden Jokowi, masih banyak rumah sakit dengan dokter dan perawat belum melayani ramah para pasien pemegang KIS. Untuk itu, Presiden Jokowi menyarankan agar jika mengalami hal itu, dilaporkan ke Menteri Kesehatan. “Kalau di rumah sakit tidak dilayani dengan baik oleh perawat atau dokter, tolong dilaporkan ke Bu Menkes. Yen mboten mandhi (kalau tidak mempan) baru dilaporkan ke saya,” kata Jokowi.#Indonesia,#Yogyakarta,#Sleman,#SriSultanHamengkubuwonoX,#KunjunganKerja.#Jokowidodo,#SalamTigaJari,#KabinetKerja,#Kerjakerjakerja,#Bagikan,#Warga,#KartuIndonesiaPintar,#KartuIndonesiaSehat,#KartuKeluargaSejahtera,#MenkoPembangunanManusiaDanKebudayaan.#PuanMaharani,#MenteriPendidikanDanKebudayaan,#AniesBaswedan,#DirutBpjsKesehatan,#FahmiIdris.

A photo posted by defna nobirianto putra (@defnaputra) on

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Di Komen gan ,.. baris yang rapi yaa