cerita berita dan kliping informasi

Rabu, 15 April 2015

yang berkaitan dengan terorisme. Negara harus menang,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menghadiri Apel Kebesaran yang sekaligus dirangkai dengan pengangkatannya sebagai Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI, di Lapangan Merah, Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (16/4) siang. Dengan stabilitas baik politik maupun keamanan, tegas Presiden Jokowi, kita bisa membangun, ekonomi kita akan tumbuh. Dan dengan ekonomi yang tumbuh itu, lanjut Jokowi, tentu saja anggaran untuk TNI akan bisa berlipat, dan juga pada akhirnya, alutsista dan kesejahteraan seluruh prajurit akan bisa ditingkatkan sebaik-baiknya. Presiden Jokowi meyakini,dengan kesolidan di jajaran TNI, masalah-masalah yang berkaitan dengan keamanan, dengan penegakan keamanan, illegal fishing, illegal logging, dan lain-lain bisa dikerjakan, bisa diberantas. Setia NKRI Sebelumnya Panglima TNI Jenderal Moeldoko dalam sambutannya mengatakan, merupakan kebanggaan bagi TNI karena Presiden bersedia diangkat sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI. Ditegaskan Panglima TNI Jenderal Moeldoko, bahwa seluruh jajaran TNI ingin menunjukkan bahwa mereka merupakan prajurit yang profesional. “TNI setia kepada NKRI, Konstitusi, Presiden RI. Itu adalah harga mati,” tegasnya. Seluruh prajurit, lanjut Moeldoko, akan mengawal Presiden dan jalannya pemerintahan sampai selesai. “Kita mendapatkan kehormatan besar karena Bapak Presiden berada di tengah-tengah kita, bagian dari keluarga besar kita,” pungkasnya. (Humas Setkab/WID/ES).#Indonesia,#DkiJakarta,#JakartaPusat,#MabesTNI,#Cilangkap,#PanglimaTertinggiTNI,#PanglimaTNI,#Jokowidodo,#JenderalTNI,#Moeldoko,#SalamTigaJari,#KabinetKerja,#Kerjakerjakerja,#Terorisme,#WargaKehormatan,#PasukanKhusus,#Kostrad,#Kopassus,#KorpsMarinir,#Korpspaskhas,#MenteriPertahanan,#RyamizardRyacudu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa stabilitas keamanan itu sangat penting sekali dalam kita membangun negara. Oleh sebab itu, tantangan-tantangan yang dihadapi (terorisme, radikalisme, ekstrimisme) harus dihadapi tanpa kompromi. “Jangan sampai ada kompromi dengan hal-hal yang berkaitan dengan terorisme. Negara harus menang,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menghadiri Apel Kebesaran yang sekaligus dirangkai dengan pengangkatannya sebagai Warga Kehormatan Pasukan Khusus TNI, di Lapangan Merah, Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (16/4) siang. Dengan stabilitas baik politik maupun keamanan, tegas Presiden Jokowi, kita bisa membangun, ekonomi kita akan tumbuh. Dan dengan ekonomi yang tumbuh itu, lanjut Jokowi, tentu saja anggaran untuk TNI akan bisa berlipat, dan juga pada akhirnya, alutsista dan kesejahteraan seluruh prajurit akan bisa ditingkatkan sebaik-baiknya. Presiden Jokowi meyakini,dengan kesolidan di jajaran TNI, masalah-masalah yang berkaitan dengan keamanan, dengan penegakan keamanan, illegal fishing, illegal logging, dan lain-lain bisa dikerjakan, bisa diberantas. Setia NKRI Sebelumnya Panglima TNI Jenderal Moeldoko dalam sambutannya mengatakan, merupakan kebanggaan bagi TNI karena Presiden bersedia diangkat sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI. Ditegaskan Panglima TNI Jenderal Moeldoko, bahwa seluruh jajaran TNI ingin menunjukkan bahwa mereka merupakan prajurit yang profesional. “TNI setia kepada NKRI, Konstitusi, Presiden RI. Itu adalah harga mati,” tegasnya. Seluruh prajurit, lanjut Moeldoko, akan mengawal Presiden dan jalannya pemerintahan sampai selesai. “Kita mendapatkan kehormatan besar karena Bapak Presiden berada di tengah-tengah kita, bagian dari keluarga besar kita,” pungkasnya. (Humas Setkab/WID/ES).#Indonesia,#DkiJakarta,#JakartaPusat,#MabesTNI,#Cilangkap,#PanglimaTertinggiTNI,#PanglimaTNI,#Jokowidodo,#JenderalTNI,#Moeldoko,#SalamTigaJari,#KabinetKerja,#Kerjakerjakerja,#Terorisme,#WargaKehormatan,#PasukanKhusus,#Kostrad,#Kopassus,#KorpsMarinir,#Korpspaskhas,#MenteriPertahanan,#RyamizardRyacudu.

A photo posted by defna nobirianto putra (@defnaputra) on

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Di Komen gan ,.. baris yang rapi yaa