cerita berita dan kliping informasi

Rabu, 30 September 2015

#SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb Wawancara Eksklusif Presiden Jokowi (1): Pertumbuhan ekonomi perlu waktu

http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/09/150929_indonesia_wawancara_jokowi


Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa deregulasi dan pembangunan infrastruktur #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


akan jadi fokus selama sisa waktu pemerintahannya empat tahun ke depan. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Dalam wawancara dengan wartawan BBC Karishma Vaswani,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Presiden Joko Widodo tampak percaya diri akan cara yang ditempuhnya  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

dalam menangani persoalan ekonomi  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

- masalah terbesar di pemerintahannya  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

- namun tak menawarkan penjelasan yang spesifik.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Jokowi juga menepis anggapan adanya kekhawatiran di kalangan para pendukungnya  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

dengan mengatakan bahwa Indonesia adalah negara besar,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

dan butuh waktu untuk mengatasi berbagai masalah yang mereka hadapi. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Namun, banyak dari kalangan investor  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

dan pebisnis yang mengungkapkan rasa putus asa mereka  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

dan bertanya kapan presiden mulai bertindak.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Dalam wawancara tersebut,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Jokowi meyakinkan bahwa kebijakannya dalam mendorong pembangunan infrastruktur  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

tengah berjalan baik dan menunjukkan hasil. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Presiden Jokowi juga yakin,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

pada akhir masa jabatannya nanti,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

ekonomi Indonesia akan jauh lebih berkembang daripada sekarang.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Berikut bagian pertama wawancara lengkap Karishma Vaswani dengan Presiden Joko Widodo. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Bagaimana Anda memandang pencapaian tahun pertama Anda sebagai presiden dalam konteks pertumbuhan ekonomi dan perkembangannya ke depan? #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Mengelola negara sebesar Indonesia dengan penduduk 250 juta,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

ada 17 ribu pulau,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

perlu proses dan waktu.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Dan saya ingin kerja fokus,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

saya ingin kerja dengan prioritas yang jelas,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

ini yang kita lakukan.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Oleh sebab itu,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

kalau 10 tahun lalu kita sangat tergantung dengan komoditas,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

dan komoditas saat ini harganya turun,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

ke depan kita ingin ada industrialisasi,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

"hilirisasi." #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Kemudian juga nantinya barang-barang mentah  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

harus diolah untuk menjadi bahan setengah jadi  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

dan bahan jadi,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

sehingga ada nilai tambah,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

ada lapangan pekerjaan. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Prioritas kita hanya dua,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

pertama, infrastruktur,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

yang kedua, pangan. Kita akan fokus dan prioritas di sana. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Saat pertama Anda terpilih,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

dukungan begitu besar buat Anda.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Orang-orang di jalan begitu gembira dengan kemenangan Anda.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Tapi sekarang, banyak dari pendukung Anda itu yang tidak kecewa,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

terutama soal ekonomi.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Kenapa butuh waktu lama buat Anda untuk memenuhi janji kampanye itu? #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Kita harus sadar,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

birokrasi Indonesia adalah birokrasi yang besar.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Dan itu memerlukan reformasi  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

sehingga yang pertama sekarang ini yang kita lakukan adalah deregulasi.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Membuat agar izin-izin jadi lebih sederhana.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Izin-izin jadi lebih mudah,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

lebih simpel sehingga dunia usaha bergerak,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

sehingga investasi datang ke Indonesia,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

besar-besaran.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Dan ini akan memberikan ruang kepada arus modal #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 untuk masuk ke Indonesia, arus uang untuk masuk ke Indonesia. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Deregulasi dalam paket ekonomi tahap pertama,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

menurut Presiden Jokowi,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

akan menciptakan ruang buat investasi  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

yang memungkinkan terbukanya lapangan pekerjaan. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Kita memang baru dalam proses deregulasi.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Akan ada ratusan,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

mungkin ribuan peraturan-peraturan yang harus kita potong,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

peraturan-peraturan yang harus kita hilangkan,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

peraturan-peraturan yang harus kita perbaiki  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

agar sistem regulasi kita itu betul-betul ramah #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 terhadap dunia usaha, ramah terhadap investor, ramah terhadap investasi.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Dengan itulah nanti akan tercipta lapangan pekerjaan.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Dengan itulah nanti, saya meyakini, akan ada pertumbuhan ekonomi ke depan.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Yang #lebihbaik. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Saya ingin melanjutkan apa yang Anda katakan tentang kebutuhan  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

menghilangkan begitu banyak peraturan untuk menarik investasi ke negara ini.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Sepelik apa proses itu di tengah situasi politik yang Anda hadapi  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

pada tahun pertama menjabat yang pasti merupakan tantangan berat. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Di sisi birokrasi kita,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

memang yang paling penting adalah menterinya harus kuat, #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 untuk mau mengubah di kementeriannya.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Yang kedua, dari sisi politik, saya kan sudah tidak ada masalah.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Sudah tidak ada masalah.
Bisa dilihat dari kemarin waktu kita mengajukan APBN-Perubahan, #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 tidak ada masalah.
Dari saat kita mengajukan Kapolri dan TNI,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

(fraksi-fraksi) di Dewan (Perwakilan rakyat) mendukung.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Parlemen mendukung,artinya apa?  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Sisi politik sudah tidak ada masalah.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Kemudian terakhir, Partai Amanat Nasional  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

bergabung dengan pemerintah.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Artinya dari sisi politik sudah tidak ada masalah.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Apalagi mau ditanyakan? Sudah tidak ada masalah. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Tapi kemudian, apa yang akan Anda sampaikan pada pengkritik Anda, #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 yang mengatakan bahwa jika tidak ada lagi masalah dalam politik,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

seperti yang Anda bilang, kenapa tidak lebih banyak keputusan  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

yang diambil untuk mendorong investasi dalam infrastruktur, #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 contohnya? Anda bilang, Anda menyediakan $10 miliar untuk belanja infrastruktur tahun ini, #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 $15 miliar tahun depan. Ini adalah jumlah yang besar,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

tapi hanya sebagian kecil yang dibelanjakan sejauh ini. "efektif brooh" #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Ini adalah masalah kebiasaan. Saya sudah 11 tahun di birokrasi.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Kebiasaan. Biasanya belanja pemerintah itu baru dimulai pada bulan-bulan Juli, #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 Agustus, September, biasa seperti itu. Itu kebiasaan lama di birokrasi kita. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Penggunaan anggaran itu akan mulai naik drastis itu pada bulan-bulan September. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 Itu sudah kebiasaan. Ini yang akan kita ubah tahun depan.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Tahun depan, bulan-bulan Oktober, November, Desember tahun ini,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

akan dimulai lelangnya. Sehingga bulan Januari, Februari, sudah pada pelaksanaan. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Proyek high-speed rail atau kereta cepat  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

yang sudah banyak diberitakan tiba-tiba berhenti. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Saya berikan contoh -sekarang saya ada data.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Penjualan semen bulan Januari-Agustus, ini kelihatan,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

di bulan Agustus sudah naik besar sekali. Di Sumatera naik 21,6%,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

di Jawa naik 19,4%, di Kalimantan naik 2,7%, di Sulawesi naik 14%, di Nusa Tenggara naik 14,7%,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

di Indonesia secara keseluruhan, naik di bulan Agustus 17,8%.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Artinya apa? Penggunaan anggaran baru dimulai di di bulan-bulan Juli, #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 Agustus, nanti September lebih naik lagi.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Oktober akan lebih naik lagi belanja pemerintah. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Jadi Anda bilang hal-hal ini akan berubah,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

kita akan mulai melihat belanja infrastruktur meningkat dalam beberapa bulan ke depan.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Tapi saya tanyakan pada Anda, tentang kritik  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

yang Anda terima dari berbagai proyek high profile,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

proyek infrastruktur, contohnya kereta cepat yang banyak diberitakan di seluruh dunia.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Cina dan Jepang menawarkan proyek ini. Dan tampaknya, Anda membatalkannya begitu saja. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Infrastruktur apapun, baik jalan tol, baik pelabuhan, baik kereta api, #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 baik kereta api cepat, semuanya dibutuhkan Indonesia.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Tapi untuk kereta api cepat, saya hanya menyampaikan tiga hal.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Pertama, tidak boleh memakai APBN. Yang kedua, tidak ada jaminan dari pemerintah.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Yang ketiga, silakan B to B, mau BUMN dengan BUMN,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

swasta dengan swasta, silakan. Yang paling penting, #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

 hitungannya harus jelas. Jadi tidak membatalkan.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Saya sampaikan hanya tiga hal ini. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Kabinet Anda dikritik atas kebijakan yang berubah-ubah.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Satu hari ada menteri yang bilang satu hal, berikutnya bilang hal yang jauh berbeda. Apa tanggapan Anda atas kritik ini?
Menurut saya, mereka, menteri-menteri ini masih mencari bentuk komunikasi yang baik.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Masih mencari komunikasi yang...  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

mencari bentuk komunikasi yang baik.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Jadi antar-menteri memang harus sering berbicara. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb



Perdebatan soal kebutuhan listrik 35 ribu megawatt  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

antara Menteri Koordinator Kelautan  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

dan Sumber Daya dengan Menteri Energi Sumber Daya Mineral  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

menjadi salah satu contoh kebijakan kabinet yang berubah-ubah. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Koordinasi di Menko-Menko juga harus dilakukan secara terus-menerus  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

sehingga mereka menjadi saling tahu,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

saling mengerti, dan bisa saling mendukung. Kuncinya ada di situ,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

di fungsi koordinasi dari menko-menko yang ada. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Tapi miskomunikasi seperti ini, seperti yang Anda bilang,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

mengirimkan sinyal yang salah pada komunitas investor asing.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Banyak investor asing yang saya temui hanya dalam beberapa hari terakhir  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

mengatakan mereka mau membawa uang ke Indonesia,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

ini tempat yang bagus untuk berinvestasi,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

tapi mereka tidak tahu apakah pemerintah Indonesia menginginkan mereka.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Beberapa tindakan yang diambil oleh kabinet Anda,  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

yang Anda ambil sendiri, terlihat proteksionis dan nasionalistis. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Nanti saya akan menjelaskan sendiri kepada investor  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

bahwa memang kita ingin membangun sebuah iklim investasi  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

yang baik di Indonesia.Tidak ada yang namanya proteksionisme, tidak ada. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan investor dalam membangun infrastruktur di Indonesia. #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb


Kita ingin memberikan peluang yang besar terhadap investor.  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Karena kita juga tahu bahwa APBN kita juga tidak cukup  #SupportPresidenRI goo.gl/Fb9GUb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Di Komen gan ,.. baris yang rapi yaa