cerita berita dan kliping informasi

Selasa, 21 April 2015

kemungkinan kami akan mengubah targetnya menjadi 50.000 MW selama pemerintahan ini.#Indonesia,#DkiJakarta,#JakartaPusat,#IstanaNegara,#Jokowidodo,#SalamTigaJari,#KabinetKerja,#Kerjakerjakerja,#Bpk,#BadanPemeriksaKeuangan,#HarryAzharAzis,#Keuangan,#menteriKeuangan,#BambangBrodjonegoro.

Pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia yang dipimpin Ketuanya Harry Azhar Azis menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/4) siang. Ketua BPK menyampaikan maksud kedatangannya bersama seluruh anggota BPK menghadap Presiden. “Pertama-tama, kami lengkap dengan seluruh anggota BPK 9 orang bertemu dengan Presiden menyampaikan laporan semester II 2014 yang sebelumnya menurut UU kami mesti sampaikan ke lembaga perwakilan yaitu DPR RI dan DPD RI,” ujar Harry. Ketua BPK menambahkan bahwa beberapa yang disampaikan kepada Presiden adalah beberapa masalah yang perlu mendapat perhatian Presiden untuk ditindaklanjuti. Ia menyebutkan, dari 2010-2014 baru 55% yang ditindaklanjuti, sisanya BPK minta supaya Presiden melalui Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri merespon, khususnya Menteri Dalam Negeri kaitannya dengan laporan pemerintah daerah dan Menteri Keuangan kaitannya dengan laporan pemerintah pusat. Dalam kesempatan tersebut, Anggota IV (Pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara bidang lingkungan hidup, pengelolan SDA, dan infrastruktur) menyatakan bahwa pembangunan transmisi dan power plan yang banyak permasalahan khususnya di bidang lahan dan pertanahan. “Tadi dijawab Presiden, beliau akan men- push power plan yang di daerah Batang itu dan diperkirakan ini bisa menjadi contoh untuk target 35.000 MW,” kutip Harry. Harry melanjutkan, pada pemerintahan yang lalu, 8.000 MW itu masih belum tercapai, beliau merasa yakin bahwa powerplan dan transmisi itu bisa tercapai 35.000 MW. Bahkan dengan optimis tadi Presiden menyatakan kalau memang bisa tercapai kemungkinan kami akan mengubah targetnya menjadi 50.000 MW selama pemerintahan ini.#Indonesia,#DkiJakarta,#JakartaPusat,#IstanaNegara,#Jokowidodo,#SalamTigaJari,#KabinetKerja,#Kerjakerjakerja,#Bpk,#BadanPemeriksaKeuangan,#HarryAzharAzis,#Keuangan,#menteriKeuangan,#BambangBrodjonegoro.
A photo posted by defna nobirianto putra (@defnaputra) on

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Di Komen gan ,.. baris yang rapi yaa