cerita berita dan kliping informasi

Minggu, 03 April 2016

#dukung Untuk Melanjutkan Pembangunan DKI Jakarta periode 2017 - 2022

Pilkada DKI Masih Cukup Lama akan tetapi mayoritas warga DKI Jakarta sudah memaksa ahok untuk melanjutkan pembangunan guna kemajuan Ibukota Negara Indonesia Melalui pengumpulan KTP Dukungan, Agar Ahok bersedia menjadi gubernur DKI Jakarta di periode berikutnya pada pilkada serentak tahun 2017. salah satu bentuk dukungan yang di setujui oleh Bpk Ahok (basuki tjahya purnama) adalah teman ahok.  Pada masa kemunculannya, Teman Ahok menggalang dukungan dengan target mengumpulkan KTP penduduk DKI sebanyak 1 juta copy KTP. Teman Ahok tidak meminta sepeserpun uang operasional guna menggalang dukungan. Pada awal kemunculannya , Teman Ahok belum digubris oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

 Ahok juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiayai relawannya. Ahok juga menuturkan bahwa Teman Ahok masih mencari dana secara mandiri. Selain dari dana mandiri, Teman Ahok juga mendapat dana dari pernak-pernik seperti gelang dan kaos.  Pernak-pernik ini mereka jual secara online atau melalui booth yang dibuka dipusat perbelanjaan yang tersebar di Jakarta. Jenis pernak-pernik yang dijual teman ahok dapat anda lihat di laman resmi mereka di www.temanahok.com. 

Pada awal-awal berdirinya teman ahok, mereka menghimpun dana dari perseorangan. Selama proses pengumpulan KTP, Teman Ahok bersikeras menolak bantuan dana dari manapun. Ahok pernah bercerita bahwa temannya pernah ditolak oleh Teman Ahok saat hendak menyumbangkan sejumlah uang. http://myinforshare.blogspot.co.id/2016/03/ktp-teman-ahok.html

PROGRESS PENGUMPULAN KTP AHOK - HERU
TOTAL KTP SAAT INI
432398
HARI INI
15951
TARGET: 7500
BULAN INI
46871 (copas web http://temanahok.com senin 08-04-2016)

Selama dalam pergerakannya teman ahok mendapat sambutan hangat dan dan antusias dari warga dki. sebelum pengumuman menjadi cagub independen teman ahok sudah mengumpulkan KTP lebih dari 700.000 copy. Salah satu relawan, Amalia Ayuningtyas mengatakan sudah terkumpul 784.977 KTP, yang mendukung mantan Bupati Belitung Timur itu. Meski demikian, demi menghindari manuver politik dan hukum bisa saja dilakukan untuk menjegal Ahok, pihaknya akan mengonfirmasi kembali kepada seluruh pemilik KTP untuk ikutan mendukung Heru juga.

"Setelah mempertimbangkan masukan dari kandidat, tokoh masyarakat, dan relawan di lapangan, kita bertekad untuk menutup semua celah hukum dan administratif. Dan kita sampai kepada keputusan untuk mengumpulkan ulang dengan formulir baru," ujar Amalia saat dikonfirmasi, Sabtu (12/3/2016).  Menurut dia, 784.977 KTP yang sudah terkumpul tentu tidak sia-sia. "Kita telah memperlihatkan bahwa masyarakat juga pemilik kekuasaan politik dan tidak bisa untuk diremehkan," ungkap Amalia. Karena itu, dia pun meminta doa dan dukungan masyarakat, agar ini bisa terus berjalan. http://news.liputan6.com/read/2457144/temanahok-sudah-ada-700-ribu-lebih-ktp-tapi 

Teman ahok mendapat energi semangat tambahan dengan pernyataan PArtai NASDEM yang memberikan dukungan kepada Ahok dengan syarat ahok dapat terus melanjutkan pembangunan dan pembenahan ibukota yang terus berjalan meniti kemajuan setapak demi setapak. Pendukung yang tergabung dalam TemanAhok mengapresiasi Partai Nasdem karena memberikan dukungan tanpa syarat kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017. Relawan Ahok ini pun berharap Nasdem tetap konsisten pada sikap politiknya.

"Jika yang disampaikan oleh Nasdem hari ini konsisten sampai akhir, kami mengacungkan 2 jempol dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Partai Nasdem. Salut," ujar Juru Bicara TemanAhok, Amalia Ayuningtyas, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/2/2016).sikap Nasdem konsisten tanpa syarat, maka kami bisa bilang Nasdem juga merupakan TemanAhok. TemanAhok dipersatukan semangat mendukung Ahok tanpa syarat, dan Nasdem memiliki semangat yang sama. " jelas Amalia  http://news.liputan6.com/read/2434550/sempat-khawatir-teman-ahok-acungkan-jempol-untuk-nasdem 

Setelah adanya pengumuman bahwa ahok maju secara independen dan bersamaan mengumumkan calon wakilnya adalah Heru Budi Hartono SE, MM adalah Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta Mantan Wali Kota Jakarta Utara , beberapa waktu kemudian Partai Hanura Yang memiliki kursi cukup lumayan di DPRD DKI Jakarta Juga menyatakan dukunganya terhadap pencalonan independen. 

Ahok mengatakan, syarat yang diajukan dua partai itu cuma satu. Ahok harus bekerja dengan baik membereskan persoalan-persoalan Jakarta. Ahok menyebut syarat itu secara langsung diutarakan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto. Bahkan mereka rela untuk tidak diingat jasanya bila Ahok terpilih, asalkan Jakarta lebih baik.

"Pak Surya Paloh cuma ngomong gini 'kamu enggak mau inget sama abang juga enggak apa-apa hok, kamu kalau udah terpilih lagi enggak mau inget abang juga enggak apa-apa. Enggak mau ketemu abang juga enggak apa-apa, yang penting, abang pengen Jakartanya beres ya, itu aja, abang minta itu saja'," ujar Ahok menirukan perkataan Surya.

Hanura dan NasDem memberikan dukungan penuh pada Ahok dan dia diminta menjawabnya dengan bukti nyata. Dengan begitu dukungan yang diberikan Surya Paloh serta Wiranto tidak sia-sia. Ahok kembali menirukan kepercayaan yang diberikan Surya Paloh dan Wiranto untuk membangun Jakarta.

"'Saya enggak minta apa-apa kok, yang penting kamu Jakara beres dan saya harus pilih kamu karena menurut saya yang bisa beresin Jakarta, yang ada bukti kamu.' Nah itu saja, Wiranto juga gitu sama," kata Ahok. http://www.merdeka.com/politik/pesan-khusus-surya-paloh-dan-wiranto-untuk-ahok.html

Jadi Calon gubernur Yang bakal meramaikan Pilkada DKI 2017 baru tercatat 1 pasangan calon yaitu BASUKI dan Heru atau disingkat BARU ada lagi yang menamakan pasangan ini dengan sebutan AHER (Ahok Heru) 

Basuki Heru (BARU) atau (AHER) pada pilkada 2017 sampai dengan catatan ini di kliping untuk pilgub kira kira memiliki format kemungkinan sbb

Pengusung
Teman Ahok

Pendukung
1. Partai NASDEM 
2. Partai HANURA
3. PKB (masih bimbang)
4. PAN (masih timbang rasa)
5. PDIP (belum jelas alias masih maju mundur cantik)

Banyak masyarakat DKI Jakarta khususnya yang terbiasa update di sosial media memberikan pernyataan bahwa partai pebdukung ahok pada pilgub dki 2017 di perkirakan akan mendulang suara yang ok punya pada pemilu 2017 nanti. Penilaian masyarakat online (netizen) tersebut adalah hal yang wajar saja mengingat perubahan nyata yang telah di pertontonkan oleh pemda DKI selama di pimpin ahok menujukan kemajuan pesat, meskipun tidak sampai 100% memenuhi orgasme masyarakat. kemajuan di bidang pelayanan mayarakat, penambahan fasilitas umum dan sosial serta perbaikan perbaikan sarana dan prasarana kebutuhan masyarakat ini lah tentunya yang menjadi pemicu masyarakat menginginkan ahok kembali melanjutkan pelayanan dalam membenahi Ibukota Negara KITA. 

Dari klip gambar berikut yang di himpun oleh @Hariadhi  kita bisa melihat secuil perubahan dan kemajuan yang langsung dapat di nikmati masyarakat umum lewat fasilitas yang telah di upayakan oleh pemda DKI .



RPTA Adalah Ruang Publik Terpadu Anak (RPTA) sebagai fasilitas umum sehingga anak-anak di ibu kota ini bisa lebih kreatif dan bersosialisasi dengan baik  serta supaya  Anak Kreatif Jangan Main di Rumah Saja

Selain RPTA ada beberapa fasilitas lain yang juga terus di benahi oleh Pemda DKI sampai dengan saat ini. seperti: sungai,jalan,danau atau waduk, pasar, terminal,sarana ibadah dll, juga terus mengalami perkembangan kemajuan setapak demi setapak. 










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Di Komen gan ,.. baris yang rapi yaa